Visitasi BAN-SM 2016 di SMAIsSudA


Ambarawa – 1/9/2016 SMA Islam Sudirman Ambarawa kedatangan 2 tamu sebagai tim asesor dari BAN-SM Provinsi Jawa Tengah, Bapak Drs. Supriyanto, M.Pd. dan H. Mudzakir Dalhar, S.Ag., M.Pd.I. Sesuai dengan jadwal Akreditasi SMA Islam Sudirman Ambarawa tanggal 1 September s.d 2 September 2016. Beliau berdua hadir Kamis, 1/9/2016 pukul 07.00 dan disambut oleh Ketua Pengurus YAPPIS Bp. Drs. H. Machasin, Pembina YAPPIS, Bp. Drs. H.M. Amin Syamsuri, BA, dan Kepala Sekolah, Bp. Drs, Joko Pujiyanto. Kedatangan beliau berdua juga disambut dengan tari “Nayuban Weing” yang dibawakan oleh Ananda Ino dan Astri.

Selanjutnya rombongan menuju ke ruang Multimedia untuk melaksanakan Opening Meeting Visitasi Akreditasi BAN-SM, namun sebelum acara dimulai mereka menikmati sajian karawitan siswa “Setyo Laras” dengan gending Mars IsSudA, Sholawat dan Caping Gunung, sehingga menambah hangat suasana pembukaan tersebut. Khanifudin, S.H.I sebagai pembawa acara menyampaikan susunan acara yaitu pertama pembukaan, kedua Sambutan Kepala Sekolah, ketiga Sambutan Pengurus YAPPIS dan keempat Sambutan Ketua Tim Asesor sekaligus membuka acara visitasi akreditasi, dan kelima diakhiri dengan Do’a. 

Dalam sambutan tim Asesor, Bapak H. Mudzakir menyampaikan bahwa kami datang ke SMA Islam Sudirman Ambarawa ini adalah dalam rangka visitasi akreditasi untuk melakukan klarifikasi, verifikasi dan validasi data serta informasi yang telah disampaikan oleh sekolah/madrasah melalui pengisian instrumen akreditasi. Sehingga hasil akreditasi yang diperoleh nantinya dapat digunakan sebagai bahan acuan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan rencana pengembangan sekolah, sebagai bahan masukan untuk pemberdayaan dan pengembangan kinerja warga sekolah, dan juga sebagai pendorong motivasi peningkatan kualitas sekolah secara gradual (bertahap).

Rencananya assesmen (penilaian) ini dilaksanakan dalam waktu 2 hari yaitu hari Rabu, 1 September s.d Kamis, 2 September 2016. Hari pertama dilaksanakan assesmen terhadap seluruh standar nasional pendidikan yang meliputi standar isi; standar proses; standar kompetensi lulusan; standar pendidik dan tenaga kependidikan; standar sarana dan prasarana; standar pengelolaan; standar pembiayaan; dan standar penilaian pendidikan. Dari 8 standard tersebut dibagi menjadi dua bagian dan dinilai oleh 2 asesor. Dihari kedua penilaian akan dilakukan secara silang, yang tadinya di nilai oleh asesor pertama, maka akan dilakukan oleh asesor kedua, begitu juga sebaliknya.

Dihari pertama, alhamdulillah pelaksanaan berjalan dengan lancar masing-masing koordinator dipanggil satu persatu yang dibantu oleh setiap anggotanya yang telah diberi tanggungjawab untuk memberikan bukti data dokumen maupun hasil wawancara dari setiap instrumen yang dinilai. Hari pertama ini selesai sampai dengan pukul 20.00 WIB., cukup menguras tenaga dan melelahkan memang, namun juga menyenangkan karena kita dapat mengetahui kelemahan dan kekuatan sekolah dan unsur di dalamnya.

Dihari kedua, yang dimulai pukul 06.30 beliau berdua melakukan visitasi ke lingkungan sekolah dan ruang-ruang baik kantor, laboratorium, kelas maupun ruang-ruang lain. Juga dilakukan visitasi KBM di beberapa kelas dan melakukan penilaian terhadap proses kegiatan belajar mengajar di kelas tersebut. Salah satunya adalah Bapak Drs. Supriyanto, M.Pd. melukan visitasi di kelas XII MIPA 4 yang sedang di ajar oleh Ibu Nur Imah Mulyaningsih, S.Pd. guru mapel Kimia, selain melihat dan menilai beliau juga memberikan trik dan tip-tip mengerjakan soal-soal kimia, karena kebetulan beliau juga pernah mengajar mapel Kimia. Setelah itu dilanjutkan kembali assesmen terhadap 8 SNP tahap II yaitu penilaian secara silang.

Sampai dengan pukul 17.00 WIB proses penilaian sudah sampai pada tahap akhir penilaian yaitu pada standar penilaian dan standar pendidik dan tenaga kependidikan, sedangkan untuk hasil penilaian tidak bisa langsung dapat diketahui hasilnya karena dari kedua asesor harus melakukan koordinasi terlebih dahulu untuk menggabungkan hasil penilaian dari kedua asesor. 

Akhirnya closing meeting akreditasi di SMA Islam Sudirman Ambarawa dilaksanakan pada pukul 19.30 WIB Bapak Supriyanto menyampaikan beberapa catatan-catatan/ rekomendasi penting terkait dengan hasil penilaian yang diharapkan dengan catatan tersebut sekolah dapat secara bertahap meningkatkan kualitas dan memperbaiki kelemahan-kelemahan yang dimiliki sekolah. Bp. Drs. Joko Pujiyanto juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim asesor Bapak Drs. Supriyanto, M.Pd. dan H. Mudzakir Dalhar, S.Ag., M.Pd.I. dan permohonan maaf apabila dalam 2 hari ini dalam memberikan penghormatan kurang berkenan. Sebagai penghujung acara adalah do’a dan dilanjutkan dengan foto bersama serta mushofakhah kepada kedua asesor.

Kami Keluarga Besar SMA Islam Sudirman Ambarawa mengucapkan terima kasih kepada Bapak Drs. Supriyanto, M.Pd. dan H. Mudzakir Dalhar, S.Ag., M.Pd.I. selaku Tim Asesor dari BAN-SM yang telah melukan visitasi dan asesmen. Semoga hasil yang di dapat nantinya dapat digunakan sebagai evaluasi dan alat ukur kedepan untuk meningkatkan mutu pendidikan di SMA Islam Sudirman Ambarawa khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Sekilas tentang Akreditasi

Akreditasi sekolah/madrasah adalah proses penilaian secara komprehensif terhadap kelayakan satuan atau program pendidikan, yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk sertifikat pengakuan dan peringkat kelayakan yang dikeluarkan oleh suatu lembaga yang mandiri dan profesional. Penggunaan instrumen akreditasi yang komprehensif dikembangkan berdasarkan standar yang mengacu pada SNP. Hal ini didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 yang memuat kriteria minimal tentang komponen pendidikan. Seperti dinyatakan pada pasal 1 ayat (1) bahwa SNP adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, SNP harus dijadikan acuan guna memetakan secara utuh profil kualitas sekolah/madrasah. Di dalam pasal 2 ayat (1), lingkup SNP meliputi: standar isi; standar proses; standar kompetensi lulusan; standar pendidik dan tenaga kependidikan; standar sarana dan prasarana; standar pengelolaan; standar pembiayaan; dan standar penilaian pendidikan. (OeM)