Muhasabah Akhir Tahun 1442 H


Salah satu hal yang tidak bisa dikembalikan atau ditarik kembali adalah waktu. Banyak sekali orang yang berangan-angan bahkan bermimpi dapat memutar waktu kembali untuk memperbaiki masa lalu karena di masa ini banyak yang menyesal tidak menggunakan kesempatan yang lampau. Selain itu juga ada orang yang bermimpi dapat meloncat ke masa depan untuk mengetahui bagaimana keadaan masa depan atau menghindari masalah yang timbul pada masa depan. Akan tetapi semua itu belum/tidak dapat terjadi pada saat ini dan mungkin tidak akan pernah bisa terjadi di masa depan. Karena besarnya misteri yang disimpan oleh waktu, maka banyak kata-kata bijak yang menganalogikan betapa pentingnya waktu dengan sesuatu yang lain.

Imam Syafi’I mengatakan bahwa, “Waktu adalah pedang, jika kamu tidak menebasnya, maka dia akan menebasmu.” Maksud dari analogi waktu dengan pedang tersebut adalah jika seseorang tidak dapat memanfaatkan waktu, maka waktu itu sendiri yang akan membuat orang tersebut tertebas (menyesal). Ibaratnya waktu itu adalah sesuatu yang tajam. Karena sifatnya yang tajam itu seseorang diminta berhati-hati menggunakan waktu agar waktu tidak melukai diri sendiri. Ketika seseorang dapat memanfaatkan waktu saat ini sebaik-baiknya, maka waktu itu dapat menjadi alat untuk menyingkirkan permasalahan-permasalahan saat ini yang akan berdampak buruk bagi masa depan.

Ada orang yang mengatakan waktu adalah uang. Walaupun kata-kata tersebut lebih berbau kapitalis kita dapat mengambil sisi positifnya agar selalu produktif di setiap waktu. Semakin seseorang produktif maka semakin besar pula seseorang akan mendapatkan keuntungan finansial yang lebih banyak.

Pentingnya masalah waktu ini juga banyak tertulis dalam Al Quran, misalnya saja dalam Surat Al Ashr (demi waktu) ayat 1-3. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa manusia hakikatnya berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kabajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran. Selain itu ada hadist yang mengatakan gunakan lima perkara sebelum datang lima perkara, yang kesemuanya berhubungan dengan waktu, sehat sebelum sakit, muda sebelum tua, kaya sebelum miskin, lapang sebelum sempit, dan hidup sebelum mati. Atas hal tersebut jelaslah Allah dan Nabi Muhammad s.a.w. mewanti-wanti pada manusia untuk dapat menggunakan waktu sebaik-baiknya, bukannya menyia-nyiakan waktu.

Manusia tidak tahu masa depan barang sedetik pun. Oleh karena itu jauhkanlah kata-kata “masih ada waktu” atau “nanti saja” dalam mindset. Kata-kata “masih ada waktu” menandakan seseorang akan menunda-nunda pekerjaan biarpun perkerjaan itu dapat diselesaikan pada saat itu. Orang yang demikian mungkin lupa bahwa seseorang tidak dapat memastikan waktu yang akan dating. Atau barangkali orang tersebut berpikir bahwa waktu nanti adalah miliknya. Banyak orang di antara kita yang seminggu yang lalu atau bahkan baru kemarin masih bercakap-cakap dengan kita, tiba-tiba jatuh sakit hingga tidak bisa apa-apa, bahkan sampai meninggal dunia. Cita-cita atau keinginan mereka pernah kita dengar dan belum sempat terwujud karena sudah terlebih dahulu mereka menghadap sang pencipta. Melalui peristiwa tersebut harusnya dapat dijadikan sebagai ibrah bahwa waktu depan sepenuhnya hak prerogatif Allah, Sang Pencipta.

Begitulah waktu, sebuah misteri yang sangat besar yang tidak ada satupun makhluk mengetahuinya dengan pasti. Karena itu mindset kita harus diubah dari “masih ada waktu” menjadi “tak ada waktu untuk besok”. Jika kita bisa lakukan sekarang kenapa harus dilakukan nanti atau esok hari? Mindset ini harus ditanamkan pada pikiran kita setidak-tidaknya untuk mengurangi kekecewaan kita terhadap waktu yang akan kita lalui. Ada kata-kata bijak lain yang mengatakan, “Orang cerdas adalah orang yang mampu memanfaatkan waktu sekarang dengan amalan terbaiknya.” Tak ada kata menyesal di kemudian hari jika seseorang dapat menggunakan waktu sekarang dengan perbuatan terbaik yang bisa dilakukan.

Tahun 1442 H atau 2020/2021 M telah meninggalkan kita. Coba kita tengok tahun itu, apakah kita sudah lebih baik dari tahun sebelumnya, atau sama saja dengan tahun sebelumnya, ataukah malah lebih buruk dari tahun sebelumnya? Sebagai seorang pelajar, apakah kita sudah belajar sungguh-sungguh dengan sistem belajar daring ini? Juga apakah serbagai seorang pelajar kita sudah dapat menjaga kepercayaan orang tua kita di saat belajar daring tanpa di awasi? Kepada pengajar kita, apakah kita telah memepermudah pekerjaan mereka atau malah mempersulit pekerjaan mereka untuk menagih tugas-tugas yang diberikan kepada kita karena kita tidak mengumpulkan? Marilah, jawaban itu kita gunakan sebagai koreksi diri dan bertekat akan lebih baik di tahun 1443 H ini. Sebagai seorang pelajar marilah kita menjadi pelajar yang dapat dipercaya, pelajar yang memiliki rasa tanggung jawab baik kepada diri sendiri maupun orang lain (orang tua dan guru).

Tahun 1442 H ini telah kita tinggalkan dengan banyak sekali kenangan, baik itu menyenangkan ataupun menyedihkan. Tentu kenangan yang paling kami ingat adalah di tahun ini keluarga besar SMA Islam Sudirman Ambarawa telah kehilangan seorang pengajar yang berdedikasi serta seorang pemikir IT masa depan SMA Islam Sudirman Ambarawa pada hari Kamis, 22 Juli 2021, beliau adalah Bapak Muhamad Chotibul Umam, S.Pd.. Semoga Allah memberikan tempat terbaik di sisi-Nya, aamiin. Semoga SMA Islam Sudirman menjadi semakin jaya seperti yang dicita-citakan oleh Almarhum.

Informasi Pengumuman Kelulusan Tahun Pelajaran 2020/2021


Setelah selama tiga tahun belajar dan diakhiri dengan Ujian Sekolah yang dilaksanakan mulai tanggal 29 Maret 2021 sampai dengan 8 April 2021 akhirnya pengumuman kelulusan peserta didik kelas XII akan tiba. Sesuai dengan Peraturan Sekretaris Jenderal Kemdikbud Nomor 23 Tahun 2020, bahwa pengumuman kelulusan peserta didik SMA ditetapkan tanggal 3 Mei 2021. Mengacu pada peraturan tersebut, maka SMA Islam Sudirman Ambarawa akan menyampaikan penguguman kelulusan pada tanggal tersebut insyaallah pada pukul 18.30 WIB.

Pada masa pandemi Covid-19 yang juga belum usai, maka pengumuman kelulusan akan dilakukan secara daring dengan cara peserta didik mengakses website sekolah, klik menu layanan, dan pilih kelulusan. Atau bisa langsung akses alamat berikut:

http://kelulusan.smaissuda.sch.id/

Pada awal mengakses website tersebut, peserta didik diharapkan membaca dan memahami informasi yang terdapat pada menu informasi website kelulusan tersebut. Seluruh warga sekolah berharap semoga Anda semua mendapatkan hasil terbaik, aamiin.

USBK di Tengah Pandemi Covid-19


SMA Issuda, AmbarawaSMA Islam Sudirman Ambarawa menyelenggarakan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) secara tatap muka dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Rangkaian kegiatan belajar mengajar di kelas XII tahun pelajaran 2020/2021 ditutup dengan UJian Sekolah (US). Ujian Sekolah diselenggarakan secara tatap muka. Sebanyak 337 melaksanakan Ujian Sekolah dengan rincian 335 peserta didik melaksanakan Ujian Sekolah di sekolah dan 2 peserta didik melaksanakan Ujian Sekolah dari rumah dikarenakan sakit hingga tidak memungkinkan Ujian di sekolah. Peserta didik yang datang ke sekolah untuk melaksanakan Ujian Sekolah diharuskan menerapkan protokol kesehatan (5M). Peserta didik yang mengikuti Ujian Sekolah di sekolah harus dalam kondisi yang sehat. Jika terdapat peserta didik yang sakit, maka peserta didik yang bersangkutan diharuskan mengikuti Ujian Sekolah susulan.

“Peserta didik mengikuti Ujian Sekolah di sekolah dengan menggunakan komputer. Jika terdapat peserta didik yang sakit maka dia harus mengikuti Ujian Sekolah susulan di sekolah pada jadwal yang ditentukan,” jelas Kepala Sekolah Drs. Joko Pujiyanto dalam rapat koordinasi persiapan Ujian Sekolah.

Disampaikan Rahmi, Ketua USBK 2021 SMA Islam Sudriman Ambarawa, Ujian Sekolah tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang menggunakan kertas dan lembar jawab. Pada penyelenggaraan Ujian Sekolah tahun ini SMA Islam Sudriman Ambarawa mengadakan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK). Ujian sekolah dilaksanakan selayaknya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ujian Sekolah dibagi dalam tiga sesi yang dimulai pukul 07.30 WIB sampai dengan 17.00 WIB dengan setiap hari dua mapel mulai tanggal 29 Maret 2021 sampai dengan 8 April 2021.

Wakasek Sarpras sekaligus koordinator penyelenggara USBK, M. Khanifudin memberikan penjelasan terkait kesiapan sarana dan prasarana yang dipakai untuk USBK. “Kami menyiapkan lima ruangan yang di dalamya terdapat komputer-komputer yang digunakan untuk USBK. Total komputer sebanyak 138 unit dengan satu atau dua komputer cadangan. Komputer juga sudah diinstal aplikasi exam browser yang dapat mencegah peserta didik mengakses aplikasi atau website selain USBK. Selain dari segi komputer dan ruangan, kami juga telah menyiapkan ruang transit, tempat cuci tangan, dan tempat parkir yang dapat mencegah kerumunan. Di saat pergantian sesi, petugas kebersihan dan perlengkapan sigap membersihkan ruangan dan melap meja, keyboard, dan mouse dengan handsanitizer.”

Pada pelaksanaan hari ketiga ini USBK berjalan dengan lancar selayaknya UNBK. Peserta didik mengerjakan soal-soal secara serius dan terlihat sangat khusyuk. “Alhamdulillah dengan persiapan matang selama beberapa hari, USBK sampai hari ketiga ini berjalan dengan lancar. Peserta didik mengerjakan USBK menggunakan komputer, bukan dari HP. Hal ini karena komitmen kami untuk memberikan yang terbaik dalam Ujian Sekolah ini untuk peserta didik. Semoga pelaksanaan USBK ini dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan hingga akhir nanti pada tanggal 8 April 2021,” jelas Faizal Firmandika.

Mengapa Pilih SMA Islam Sudirman Ambarawa


Mengapa Memilih SMA Issuda?

SMA Islam Sudirman Ambarawa (SMA Issuda) merupakan sekolah swasta di bawah naungan Yayasan Pusat Pendidikan Islam Sudirman (YAPPIS) Jawa Tengah yang berada di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. SMA Issuda berdiri sejak tahun 1978 yang lalu. Keberadaan SMA Issuda kala itu turut berperan penting terhadap perkembangan agama Islam di daerah Ambarawa dan sekitarnya. Dengan adanya SMA Issuda kesadaran masyarakat Ambarawa terhadap ketaatan menjalankan kewajiban agama Islam semakin lama semakin kuat, sehingga selaras dengan perkembangan SMA Issuda yang semakin maju dan semakin baik.

Selangkah di Depan

SMA Issuda seringkali lebih maju dibandingkan dengan SMA lain di Kabupaten Semarang. Di saat pemerintah mengadakan program Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), SMA Issuda dipercaya mengemban status itu oleh pemerintah, setara dengan sekolah maju lainnya di Indonesia. Dalam bidang kurikulum, SMA Issuda lebih berpengalaman menerapkan Kurikulum 2013 dibandingkan dengan sekolah-sekolah lain. Di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), SMA Issuda juga selangkah lebih maju, misalnya kecepatan internet SMA Issuda 200 Mbps, ruang kelas dilengkapi perlengkapan multimedia, serta pembelajaran daring menggunakan LMS E-Lisda. Masih banyak keunggulan lain yang dapat Anda temukan di SMA Issuda. Dengan berbagai kelebihan tersebut tentu akan membuat Anda bangga dan lebih percaya diri sekolah di SMA Issuda.

Membiasakan Karakter Islami

Pergaulan sehari-hari antarwarga SMA Issuda sangat menjunjung tinggi nilai-nilai Islam. Di pagi hari saat Anda memasuki pintu gerbang sekolah, Anda akan disambut senyum dan gengaman jabatan bapak ibu guru dan karyawan. Sholat Zuhur berjamaah dengan diakhiri taklim oleh semua warga sekolah senantiasa dilakukan secara rutin di masjid sekolah yang terletak di bagian depan SMA ini. Pengajian-pengajian saat Hari Besar Islam yang sering dilakukan semakin menambah keimanan dan ketakwaan semua warga sekolah serta semakin menguatkan kesan lingkungan yang sejuk.

Sarana dan Prasarana Sangat Lengkap

SMa Issuda memiliki sarana dan prasarana penunjang yang sangat lengkap. Sarpras itu misalnya Lab. IPA (Biologi, Kimia, dan Fisika), Tiga Lab Komputer, taman baca, masjid yang representatif, ruangan multimedia, spot wifi, dan masih banyak lagi. Dalam masa pandemi saat ini, SMA Issuda mampu mengembangkan Learning Management System (LMS) yang bernama E-Lisda. Melalui kelengpakan sarpras tersebut, insyaallah kegiatan belajar Anda akan lebih menyenangkan.

Pendidik dan Tenaga Kependidikan Profesional

Anda tidak perlu khawatir dengan pembelajaran yang membosankan, karena hal itu tidak terjadi di SMA Issuda. SMA Issuda memiliki pendidik yang profesional di bidangnya. Dengan semangat dan niat yang tulus, pembelajaran yang dilakukan pendidik senantiasa mampu menjadikan suasana kelas aktif, kreatif, dan menyenangkan. Perangkat multimedia yang terdapat di setiap kelas mampu dimaksimalkan penggunaannya oleh para pendidik sesuai dengan kebutuhan. Peran pendidik sebagai wali kelas dijiwai sepenuh hati hingga mempererat hubungan pendidik dengan peserta didik. Tenaga kependidikan sangat terampil dan cekatan untuk mendukung terselenggaranya kegiatan belajar mengajar di SMA Issuda.

Ekstra Kurikuler yang Bervariatif

SMA Issuda menyelenggarakan banyak ekstra kurikuler sebagai wadah bakat dan minat peserta didik. Ekstra kurikuler yang diselenggarakan adalah Pramuka, Rohis, Palang Merah Remaja (PMR), Karya Ilmiah Remaja (KIR), Olimpiade Sain Nasional (OSN), Student English Club (SEC), Majalah Dinding (mading), Karawitan, Paskibra, Pencak Silat, Taekwondo, Bola Voli, Tari, Futsal, Bola Basket. Dengan banyaknya ekstra kurikuler tersebut Anda dapat berprestasi dan menyalurkan bakat atau minat.

Letak Strategis

SMA Islam Sudirman Ambarawa adalah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas Swasta yang berada di jantung kota Ambarawa, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman No. 2 A Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Letaknya sangat setrategis karena berada di pinggir Jalan Raya Semarang-Yogyakarta. Jika Anda belum tahu, silakan lihat peta di bawah ini.

Daftar PPDB Sekarang Juga

Menjadi Bagian SMA Islam Sudirman Ambarawa

KLIK DAFTAR

Peserta Didik Menerima “Rapor” di Bulan Februari


SMAIsSudA, AmbarawaPeserta didik menerima rekap kegiatan belajar Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dua mingguan kedua.

SMA Islam Sudirman Ambarawa menyampaikan rekap kegiatan belajar dua mingguan kedua kepada peserta didik pada Jumat, 5 Februari 2021. Penyampian rekap yang dilakukan semacam rapor Ulangan Tengah Semester ini dilakukan untuk mempermudah pemantauan pendidik dan orang tua peserta didik memantau kegiatan pembelajaran jarak jauh. Perekapan ini diagendakan rutin setiap dua minggu sekali. Hal itu disampaikan oleh wakasek kurikulum Dra. Rahmi Siti Sa’adah dalam sela-sela rapat koordinasi wali kelas, Kamis, 4 Februari 2021.

“Belajar dari pengalaman semester pertama tentang kegiatan pembelajaran jarak jauh yang masih kurang maksimal, maka kami melakukan perekapan dan pelaporan dua mingguan. Rekap semacam ini dibuat untuk memudahkan orang tua/wali dan wali kelas memantau kegiatan pembelajaran. Harapannya dengan pentauan intensif dari orang tua atau wali kelas, kegiatan pembelajaran jarak jauh dapat lebih maksimal,” jelas Rahmi.

Rekap dua minggu pertama tanggal 4 – 16 Januari dilakukan oleh guru mapel dengan membuat print out yang diberikan langsung kepada wali kelas. Melalui rekap semacam ini maka wali kelas mengalami kesulitan dalam membuat rekapan secara keseluruhan yang mudah dibaca dan dipahami oleh peserta didik. Kesulitan ini dialami oleh Candra salah satu wali kelas XII.

“Saya mengalami kesulitan merekap data-data yang diberikan oleh semua guru mapel. Jika rekap langsung saya berikan kepada orang tua, tentu banyak yang kurang memerhatikan atau bahkan tidak paham. Dengan rekap seperti ini lebih memudahkan saya untuk dapat memantau kegiatan belajar peserta didik,” ujar Candra.

Melalui hasil rekap yang diterima oleh wali kelas, sekolah mengadakan rapat koordinasi wali kelas pada hari Rabu dan Kamis, 3-4 Februari 2021. Rapat membahas capaian kegiatan pembelajaran yang meliputi rekap kehadiran, aktivitas, dan penugasan. Berdasarkan paparan yang disampaikan tiap wali kelas, diketahui bahwa banyak peserta didik yang sekadar mengisi daftar hadir tanpa melakukan aktivitas belajar dan mengerjakan tugas. Untuk menyikapi hal tersebut kepala sekolah, Drs. Joko Pujiyanto memberikan alternatif pemecahan masalah adalah dengan memberikan surat peryataan kesanggupan mengikuti kegiatan pembelajaran secara baik.

“Berdasarkan hasil paparan yang disampaikan oleh wali kelas, maka sekolah akan membuat surat pernyataan tegas untuk mengikuti kegiatan KBM kepada peserta didik,” jelas Joko Pujiyanto.

Indrian Istyawati, wakasek kesiswawan juga menambahkan bahwa sebagian besar peserta didik yang bermasalah dalam KBM kali ini ternyata telah memiliki rekam jejak KBM semester satu yang juga tidak baik.

“Sebagian besar mereka yang saat ini bermasalah adalah peserta didik yang di semester satu juga bermasalah. Oleh karena itu, saya setuju yang disampaikan oleh kepala sekolah bahwa sekolah membuat surat pernyataan tegas bermaterai agar peserta didik mengikuti KBM secara baik,” jelas Indrian.