AMBARAWA, 7 Agustus 2025 – SMA Islam Sudirman Ambarawa sukses menggelar Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2025 pada Rabu dan Kamis, 6 dan 7 Agustus 2025. Kegiatan yang melibatkan 45 siswa ini dilaksanakan dengan skema pengawas silang, sebuah praktik yang umum dilakukan untuk menjaga integritas dan objektivitas pelaksanaan asesmen.
Pelaksanaan ANBK berjalan lancar di dua laboratorium komputer. Di Laboratorium Komputer 1, sebanyak 20 siswa mengikuti asesmen di bawah pengawasan proktor Bapak Rico Roni Saputra, S.Pd. Untuk memastikan objektivitas, pengawas yang bertugas adalah Ibu Antonia Rinda Kurniasari, S.Pd., dari SMA Virgo Fidelis Bawen.
Sementara itu, di Laboratorium Komputer 2, 25 siswa mengerjakan asesmen dengan proktor Bapak Faizal Firmandika, S.Pd. dan diawasi oleh Bapak Albertus Hendra Setiawan, S.Pd., dari SMA Sedes Sapientiae Bedono Jambu. Kehadiran pengawas dari sekolah lain ini bertujuan untuk memastikan proses asesmen berjalan sesuai prosedur dan bebas dari intervensi.
ANBK Hari Pertama (6 Agustus 2025): Mengukur Literasi Membaca dan Profil Karakter Siswa
Hari pertama ANBK difokuskan pada dua komponen utama:
- Literasi Membaca: Komponen ini dirancang untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami, menganalisis, dan mengevaluasi berbagai jenis teks bacaan. Lebih dari sekadar kecepatan membaca, asesmen ini menekankan pada pemahaman kritis siswa terhadap informasi yang disajikan, kemampuan menyimpulkan, dan menghubungkan informasi dari berbagai sumber. Tujuannya adalah untuk menilai seberapa baik siswa mampu mengolah informasi untuk memecahkan masalah dan membuat keputusan.
- Survei Karakter: Melalui survei ini, profil karakter siswa diukur, meliputi aspek-aspek seperti integritas, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, kreativitas, dan kemandirian. Siswa mengisi kuesioner secara mandiri, memberikan gambaran tentang nilai-nilai dan perilaku yang mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Data ini penting untuk memahami sejauh mana sekolah berhasil menanamkan nilai-nilai karakter positif pada siswanya.
ANBK Hari Kedua (7 Agustus 2025): Numerasi dan Pemetaan Lingkungan Belajar
Pada hari kedua, ANBK berfokus pada:
- Numerasi: Asesmen ini menguji kemampuan siswa dalam menerapkan konsep matematika dalam konteks kehidupan nyata. Numerasi tidak hanya mengukur kemampuan berhitung, tetapi juga kemampuan menganalisis data, memecahkan masalah yang berkaitan dengan angka dan data, serta menafsirkan informasi kuantitatif. Kemampuan berpikir logis dan kritis menjadi kunci keberhasilan dalam komponen ini.
- Survei Lingkungan Belajar: Survei ini bertujuan untuk memetakan kualitas lingkungan belajar di sekolah, meliputi aspek-aspek seperti iklim sekolah, sarana dan prasarana, serta dukungan dari guru dan orang tua. Siswa memberikan penilaian terhadap berbagai aspek lingkungan belajar mereka, memberikan umpan balik berharga bagi sekolah untuk melakukan perbaikan dan peningkatan.
ANBK sendiri merupakan program evaluasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang bertujuan untuk memotret mutu sekolah secara keseluruhan. Hasilnya tidak akan menentukan kelulusan siswa, melainkan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di tahun-tahun mendatang.
Kepala SMA Islam Sudirman Ambarawa menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan ini. “Alhamdulillah ANBK tahun ini berjalan dengan baik berkat kerja sama semua pihak. Semoga hasil asesmen dapat menjadi acuan dalam peningkatan mutu pembelajaran di sekolah,” ujarnya.
Dengan suksesnya pelaksanaan ANBK 2025 ini, SMA Islam Sudirman Ambarawa semakin berkomitmen untuk mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
















