Ambarawa, 16 Agustus 2025 – Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi pendidik, SMA Islam Sudirman Ambarawa menyelenggarakan In House Training (IHT) bertema “Pembuatan Media Ajar dan Sistem Penilaian”, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru dalam menghadapi tantangan pendidikan modern. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu, 14–16 Agustus 2025, bertempat di Ruang Multimedia SMA Islam Sudirman Ambarawa.
IHT diikuti oleh seluruh guru dengan penuh antusias. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi, praktik, serta pembinaan dari narasumber berkompeten, mulai dari pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran hingga penyusunan sistem penilaian yang tepat dan objektif.
Hari Pertama: Koding dan Praktik Baik
Kegiatan dibuka pada hari Kamis, 14 Agustus 2025, oleh Kepala Sekolah, Drs. Joko Pujiyanto. Beliau menekankan pentingnya inovasi dalam pembelajaran agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Setelah pembukaan, para guru menerima materi tentang Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) yang disampaikan oleh Slamet Hari Pambudi, S.Pd. Sesi ini membekali guru dengan pemahaman dasar teknologi yang bisa diintegrasikan ke dalam media pembelajaran.
Sesi hari pertama ditutup dengan Praktik Baik Bersama Kombel (Komunitas Belajar), di mana para guru berbagi pengalaman dan ide-ide kreatif dalam menerapkan media ajar berbasis teknologi.
Hari Kedua: Asesmen dan Pembelajaran Mendalam
Pada Jumat, 15 Agustus 2025, fokus materi bergeser ke ranah penilaian. Sesi pertama diisi oleh Imron Rosyadi, S.Pd., M.Pd., selaku Pengawas SMA, yang membawakan materi Asesmen Pembelajaran. Beliau menjelaskan berbagai metode penilaian yang tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga pada proses belajar siswa.
Setelah itu, guru-guru mendapat materi tentang Pembelajaran Mendalam dari Aditya Wiraswan, Product Manajer Intan Pariwara Edukasi. Materi ini memberikan wawasan tentang cara merancang pembelajaran yang tidak sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga mendorong pemikiran kritis dan analitis siswa. Kegiatan hari kedua juga ditutup dengan sesi Praktik Baik Bersama Kombel.
Hari Ketiga: Pembinaan dan Paparan Program
IHT ditutup pada Sabtu, 16 Agustus 2025, dengan agenda yang lebih bersifat internal dan strategis. Sesi dimulai dengan Pembinaan Yayasan oleh Pengurus YAPPIS, yang memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh pendidik. Materi Pembelajaran Mendalam kembali dibahas, kali ini oleh Drs. Lilik Nurcholis, M.Si., yang memberikan perspektif berbeda dan mendalam.
Kegiatan tiga hari ini diakhiri dengan Paparan Program Sekolah dan Penutup.
Harapan ke Depan
Melalui kegiatan IHT ini, para guru diharapkan mampu menguasai keterampilan baru dalam pembuatan media ajar berbasis digital, menerapkan sistem penilaian yang lebih akurat, serta meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
Kepala SMA Islam Sudirman Ambarawa, Drs. Joko Pujiyanto, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif para guru. “IHT ini bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi juga wadah penguatan kompetensi agar guru semakin profesional dan siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital,” ujarnya.
Kegiatan IHT berakhir dengan penuh semangat dan optimisme. Para peserta membawa bekal ilmu baru yang diharapkan dapat langsung diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di tahun ajaran mendatang.














